Top 10 Serangga Sengat Beracun or Berbahaya Mematikan di Sekitar Kita

Racun umumnya zat kimia yang merusak tapi disini KE-1 ingin memperluas arti racun sebagai bakteri atau virus atau makhluk yang lebih kecildari serangga pembawa yang disalurkan melalui sengatan, tusukan atau gigitan serangga. Meski sebagian serangga yang disebut di bawah bukan serangga endemik di Indonesia. Meski kamar, rumah, pekarangan di depan, kebun di belakang rumah, rambut kepala telah kalian jaga resik. Siapa tahu kalian yang suka plesir, travel naik-turun gunung, masuk-keluar hutan, sabana-stefa. Awas tidak terduga-duga, tidak dapat diperhitungkan akhirnya kalian menemukan 10 dari serangga berbahaya di dunia.

10. Tungau (Hemiptera)
Hemiptera beraneka ragam salah satu spesies adalah lembing, tungau yang mudah mengeluarkan cairan bau seperti lem aibon, bahkan lebih bau dari cairannya kecoa. Sebagian besar memiliki mulut ‘mengisap’ yang unik yang menyerupai tabung. Makanan mereka getah tanaman, misalnya lembing biasa makan getah bidara atau baderan. Ada pula pemakan darah hewan mamalia korban jalanan misal bangkai tikus atau darah hewan sembelihan. Tungau dapat menularkan penyakit chagas (Chagas Disease). Gejala penyakit chagas adalah awalnya pembengkakan di sekitar titik yang disengat hemiptera, gejala kronis bisa mencapai penyakit jantung dan malformasi usus. Gejala kronis sulit diobati dengan obat biasa.
disengat tungau
disengat tungau

PENGALAMAN PRIBADI:
Suatu malam hari saya menemukan tungau di sekitar bingkai jendela hinggap di jari dekat jempol saya seperti gambar. Gerakannya singkat dia segera menyengat tampaknya hanya sedikit getaran dan panas tubuh tungau itu segera menyadari apa yang ditunggangi adalah makhluk berdarah panas (saya) dia tidak segan-segan menyengat saya. Seperti tawon, beberapa tungau (tidak semua) punya sengat di lubang anusnya. Bagian menyakitkan adalah tungau menusuk dengan sengatnya disertai secuil cairan mirip neurotoksik yang membuat luka lebih linu dari pada sekejab tertusuk paku, jarum. Rasanya seperti jarum yang menusuk tetap menancap beberapa detik disertai getaran atau gerakan cepat jarum maju-mundur menusuk daging. Tidak seperti luka biasa, racun sengatnya membuat rasa sakit bertahan beberapa hari meskipun sudah saya olesi minyak tawon.

9. Tawon
Tawon adalah lebah besar bewarna hitam seperti buah jamblang. Entah apakah alasan tawon menyengat manusia karena merasa terganggu oleh didekati disentuh atau mungkin karena ISENG-ISENG kabur ^ ^. Sengatan menyebabkan alergi. Banyak orang mengalami syok dan mati karena sengatan seekor tawon (anafilaksis).
PENGALAMAN PRIBADI:
Tawon suka memilih rumah/kandang besar yang memiliki banyak ventilasi/celah yang jarang ditutup sepanjang hari untuk membuat sarang. Mereka tidak bosan dan bagi mereka bentuk terbaik adalah heksagon atau segienam beraturan. Saat itu di kamar saya mereka (tiga tawon) membuat sarang terbesar menggantung tepat di atas langit kamarku sampai suatu ketika sarang mereka di rusak oleh Emak gue pakai sapu ijuk, tapi mereka tidak menuntut balas menyerang kami seketika, tidak. Beberapa hari setelah itu salah satu dari mereka masih mampir ke kamarku, terlihat ingin mencoba membangun kembali sarang baru. Di malam hari tak disangka sebelum saya menyangga tubuh dengan kedua telapak tangan menekan kasur, ujung jempol tangan kiri saya tertusuk sesuatu yang saya yakin bukan jarum atau paku yang mungkin terbawa ke kasur karena rasanya luar biasa pedih. Rupanya itu ulah seekor tawon itu yang sedang merayapi kasur, emosi kontan saya cincang tawonnya dengan mistar besi terutama memutilasi pantat yang berisi sengat dari badannya.
tawon hitam
tawon hitam

Pusat kengerian setelah disengat tawon adalah racun sengat yang mengakibatkan kulit di sekitar luka menggelembung disertai debar jantung tidak sama dengan lari marathon jarak pendek, ternyata itu bukan hoax.

8. Giant Japanese atau Asian Hornet
Lebah besar bernama latin Vespa mandarinia atau dikenal “Asian Hornet, Giant Japanese Bee” ini dapat tumbuh sampai tiga inci (7,6 cm). Bisa dibilang ini adalah lebah gacoan atau lebah kleongan di antara family lebah. Hanya perlu 20-30 ekor untuk memerangi dan mengalahkan ratusan lebah madu dalam sarangnya.
lebah besar asia
lebah besar asia
Sengatannya bisa mematikan tidak hanya oleh reaksi alergi tetapi juga karena banyak racunnya. Berikut empat hal menarik tentang sengatannya:

  1. Sengatannya memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dari bahan kimia penyebab rasa sakit yang disebut Asetilkolin daripada serangga penyengat lainnya.
  2. Cairan yang disebut racun lebah besar Mandarinia adalah mengandung enzim yang dapat melarutkan jaringan manusia.
  3. Mengandung setidaknya delapan bahan kimia yang berbeda.
  4. Seperti kebiasaan semua lebah lainnya, Asian Hornet tidak segan-segan menyengat musuhnya berulang kali.

7. Siafu (Semut Afrika), Dorylus
semut afrika
semut afrika

Dua puluh juta semut kuat mengumpul jadi satu koloni dapat merusak pedesaan Afrika, melenyapkan segala yang menghalangi perjalanan mereka. Saat paceklik bagi bangsa semut (kekurangan pangan), koloni secara keseluruhan akan berbaris melalui apapun yang terjadi untuk memperoleh rezeki. Orang yang sangat muda, bocah dan lansia sering menjadi maksa mereka (digerogoti) dan 20-50 meninggal setiap tahun.

6. Belalang Kayu (Coklat)
belalang kawin
belalang kawin

Belalang tidak dikenal untuk membunuh manusia secara langsung. Namun belalang adalah mesin pemakan tanaman yang tak kenal lelah. Mereka dapat makan tumbuhan yang hidup dalam ribuan hektar lahan pertanian setiap tahun dalam waktu yang sangat singkat yang berimbas terjadi kelaparan karena setiap gerombolan dapat terdiri dari beberapa ribu serangga.

5. Semut Api
Biasanya bertelur di pasir atau tanah, semut api membangun gundukan yang agak besar dan cenderung memakan tanaman hidup dan kadang-kadang jangkrik dan serangga kecil. Saat terganggu, sengatan semut api yang berbisa menyebabkan sensasi rasa seperti terbakar api, muncul pengkak keras, menyakitkan.
semut api
semut api

Beberapa sengatan kecil dapat dengan cepat diobati dan disembuhkan dengan minyak tawon, tetapi ketika semut berkerumun yang sering mereka lakukan, itulah saat masalah dimulai. 150 kematian per hari serta kerugian jutaan dolar disektor pertanian dan perkebunan setiap tahun membuat semut ini diwaspadai.

4. Lalat TseTse Gambia Afrika
lalat tsetse
lalat tsetse

Pembawa penyakit tidur yang mematikan di negara Gambia, TseTse fly memakan darah vertebrata. Penyebaran penyakit tidur pada manusia dengan menggigit korban mereka dan menyalurkan Trypanosoma gambiense melalui bagian mulut mereka. TseTse hidup di Gambia, Afrika, jumlah korban tewas mencapai 250-300 ribu korban per tahun.

3. Lebah Madu Afrika
KHUSUS lebah madu Africanized HoneyBee (AH); jumlah korban tewas telah meningkat tajam selama lima belas tahun terakhir. Banyak orang di seluruh dunia yang alergi serius terhadap sengatan lebah dan dapat mengalami syok berujung kematian (anafilaksis).
lebah madu
lebah madu

Lebah AH jauh lebih peka dan guyub sesamanya dari pada lebah bisa di dunia. Africanized Bees, atau Killer Bees, akan menyerang dengan sedikit provokasi untuk mengumpulkan sejumlah besar untu mengerumuni para korban. Jumlah korban tewas per tahun mencapai ribuan.

2. Kutu
kutu rambut
kutu rambut

Kutu secara langsung bertanggung jawab atas penyebaran Wabah Bubonic. Di kepalamu di dalam rambutmu kutu makan darah vertebrata berdarah panas. Jika digigit, lukanya membengkak menjadi pustule dan dapat menyebabkan reaksi alergi. Penyebaran wabah yang membunuh jutaan orang, kutu termasuk hama berbahaya.

SP0NS0R:

1. Nyamuk Anopheles Pembawa Malaria
nyamuk
nyamuk

Nyamuk adalah pembawa penyakit yang ditularkan melalui darah, khususnya malaria. Masih berjumlah ratusan juta kasus per tahun, jumlah kematian manusia akibat malaria lebih dari jumlah kematian gabungan oleh serangga lainnya.

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.