Narasi Video Gacha Life Studio Indonesia #8 Cinta Cowokku Mau Direnggut



Narasi, naskah, drama, cerpen, ide video Gacha Life Studio Indonesia #8 Cinta Cowokku Mau Direnggut
Narasi cocok untuk dubbing atau isi suara Animasi Video Gacha Life.

Dante [monolog]: “Hai, kenalkan namaku Dante, sifatku ini bisa dibilang nakal saya lumayan banyak bolos sekolah, tapi pas pertengahan pelajaran bukan absen ga hadir di sekolah. Saya kadang datang terlambat ke sekolahm dan ceroboh.

Saya punya pacar namanya Quin, dia orangnya bawel suka nasehati daku, tapi dialah orang yang bisa merubah sifatku. Ingin tahu kisah kami? simak sampai habis”

Dante: Ada Quin
Dante: ku menghindar ah, nanti dia nasehati mulu
Quin: Dante, Kamu mau ke mana
Dante: Aku mau ke kelas
Quin: Oke, tapi kamu harus janji jangan bolos lagi untuk hari ini
Dante: Aku nggak akan bolos untuk hari ini
Quin: aku pegang kata-katamu. Oke, kamu boleh ke kelas. Bye aku pergi dulu
gacha life 8- 15
Dante [suara hati]: padahal hari ini ku pengen bolos.
guru BK: Dante
Dante: Ada apa ya Bu?
guru BK: “saya mau tanya mengapa akhir-akhir ini kamu sering bolos? kamu ini kan ketua OSIS. Seharusnya kamu memberikan contoh yang baik bagi murid-murid bukannya memberikan contoh yang buruk ke mereka”
Dante: ya Bu, saya minta maaf ,saya mengaku salah. Mulai hari ini saya tidak akan bolos lagi
uru BK: Baiklah untuk kali ini saya beri maaf tuk kamu, tapi ingat kau tidak boleh mengulanginya lagi
Dante: ya
gacha life 8- 29
uru BK: Terima kasih, kamu telah mulai mematuhi aturan sekolah ini. Permisi
Dante: untung guru cantik. Kalau nggak, sudah saya hantam dia
[istirahat]
Quin: Dante, kamu mengapa
Dante: Nggak apa-apa, kok, Sayang
Quin: tumben manggil ku sayang
Dante: nggak suka?
Quin: Bukan gitu, malu tahu. Oh ya tadi Mengapa kamu dimarahi guru BK
Dante: biasa karena aku sering bolos
gacha life 8- 50
Quin: Makanya jangan sering bolos sekolah. Ya udah, bye aku mau pergi ke kantin
Dante: Eh tunggu
Quin: ih jangan main HP mulu dong
Dante: Iya maaf. Udah lah, kamu lanjutkan minum minuman di tanganmu
Quin: Dante ,Quin ke kamar mandi dulu ya
Dante: Iya
[beberapa menit kemudian]
Quin: Dor
Dante: jangan bikin kaget. Kenapa kok cepet ke kamar mandinya
Quin: Iya lah cepat sebab aku hanya basuh muka
Dante: Oh
[Rina datangi mereka]
Quin: Ada apa, Rina?
Rima: Siapa yang di belakangmu itu?
Quin: Kenalkan ini pacarku namanya, Dante
Rima: pacar?
Quin: Iya, memangnya mengapa?
Rima: Nggak apa-apa. Aku pergi dulu
gacha life 8- 68
Dante: mengapa dia?
Quin: Entahlah
[bunyi bel]
Quin: Yuk masuk kelas
[pulang sekolah]
Quin: Dante, ayo pulang
Dante: Eh bisa lepas kan, enggak?
Quin: enggak, ayo pulang, sudah mau sore ini
Dante: Iya, tapi lepaskan dulu. Bagaimana saya bisa jalan, kalau tanganku kamu pegang
Quin: Ya udah ayo pulang
[selesai mandi]
Dante: ya, halo, ada apa?
Rima: Hai sayang
Dante: kamu siapa? Saya nggak kenal suaramu
Rima: aku Rima yang tadi di kantin
Dante: terus ada perlu apa telepon saya? dan kamu dapat nomorku dari mana?
Rima: uhum, aku dapat nomor mu dari Quin
Dante: nggak mungkin Quin kasih nomorku ke kamu.
Dante [suara hati]: “Apa benar Quin kasih nomerku ke cewek tadi karena setahu ku Quin kang cemburu, semua nomor cewek yang kupunya aja dihapus olehnya”
gacha life 8- 98
[Sore harinya]
Quin: Iya sebentar. Kamu ngapa ke sini?
Quin: boba untuk aku?
Dante: ya ini semua untuk kamu
Quin: ah makasih Dante
Dante: Quin, ku mau tanya
Quin: tanya apa?
Dante: Apa kamu kasih nomorku ke Rima?
Quin: nggak, siapa yang bilang?
Dante: Rima sendiri
Quin: Bahkan aku tidak punya nomor Rima
Dante: Berarti Rima yang bohong?
Quin: terus kamu save nomornya?
Dante: ya nggaklah
Quin: pokoknya jangan sampai kamu save nomor cewek lain sepantaranku, kecuali aku
gacha life 8- 117
Dante: ya udah bawel
Quin: aku nggak bawel
Dante: iya dah kamu nggak bawel
[keesokan harinya]
Dante, kau janji ya hari ini jangan bolos
Dante: Iya
Quin: Nah gitu dong
[Kita lihat Rima]
Rima [monolog]: Dante, saya suka ke kamu, peka sedikit ngapa
gacha life 8- 131
[istirahat]
Quin: Ih susah banget sih
[Quin hampir jatuh membentur ke lantai. Dia segera ditangkap oleh Rubi]
Quin: Makasih ya sudah mau menangkap tubuhku
Rubi: Iya.
Rubi [suara hati]: Mengapa tadi ada satu cewek foto pas cewek ini berada di tanganku. Aku curiga
gacha life 8- 136
Quin: Oh iya kita belum kenalan perkenalkan namaku Quin
Rubi: saya Rubi, salam kenal
[kita lihat Dante]
Rima: Dante
Dante: Mengapa?
Rima: lihat foto ini
gacha life 8- 144
Dante: Quin selingkuh
Rima: bisa dibilang iya
Dante: Thanks ya, kamu sudah kasih tahu aku
[Dante satroni Quin]
Dante: Oh ternyata gini kelakuan kamu di belakangku, Quin. Ternyata benar aku nggak salah lihat di foto tadi
gacha life 8- 149
Dante, tunggu
Rubi: Aku merasa bersalah. Apa yang terjadi sebenarnya
[Quin kejar Dante]
Quin: “Dante, ini tidak seperti apa yang kamu lihat. Aku mohon percayalah padaku, aku tidak ada hubungan apa-apa ke dia, biarkan aku menjelaskan semuanya”
Dante: Tidak ada yang perlu kau jelaskan
gacha life 8- 159
Quin: Kau jahat Dante
[Quin pergi meninggalkan Dante]
Anggi: Quin, kenapa kamu menangis? Jelaskan masalahmu
[setelah menceritakan]
Anggi: jadi begitu ceritanya, yang sabar ya
[Dante menyenfiri di lantai teratas gedung]
Dante: Saya benci ke kamu Quin, ternyata selama ini kamu selingkuh di belakangku
Rima: Sabar ya Dante
Rima [suara hati]: Kok dia masih cuek sih
gacha life 8- 172
Rima: Dante, maukah kamu pergi ke kantin bersama daku?
Dante: tidak terima kasih
Rima: Baiklah kalau begitu aku pergi dulu
[Tak lama Rima beranjak, Rubi datangi Dante]
Rubi: Hai Dante
Dante: mau apa kau kesini?
Rubi: apa kamu pacarnya Quin
Dante: ya. Memangnya kenapa?
Rubi: maafkanku sudah merusak hubungan kalian. Tadi saya cuma…
Dante: dah sana pergi. Biarkan saya sendiri
[Rubi pergi ke Quin]
Rubi [suara hati]: Entah mengapa saya merasa bersalah
gacha life 8- 183
Rubi: Maafkan saya Quin
Quin: Rubi
Rubi: Kau sudah sadar. Apa kau sudah membaik
Quin: sudah kok
Rubi: mau kuantar
Quin: tidak perlu, nanti merepotkanmu
Rubi: Lalu kamu akan pulang dengan siapa
Quin: entah. Biasanya aku pulang dengan Dante
Rubi: Maafkan saya karena saya kamu jadi seperti ini
Quin: nggak apa kok, mungkin Dante salah paham
gacha life 8- 198
Rubi [suara hati, monolog]: “saya merasa curiga ke cewek kemarin untuk apa dia ambil foto saya dengan Quin waktu saya menolong Quin ketika Quin jatuh di perpustakaan. Apa gara-gara foto itu Dante langsung percaya. Ya, saya yakin pasti gara-gara cewek kemarin yang menyebabkan Quin dengan Dante bertengkar karena diriku. Saya harus selidiki ini besok”

Quin [suara hati, monolog]: “Mengapa ini bisa terjadi. Padahal aku dan Rubi hanya ingin kenalan saja. Eh sudah sore aku nangis berapa jam”
[selesai mandi, Quin chat ke Dante]
Dante, jawab please. Apa kamu blok aku? Mengapa nggak ada jawaban.
[Quin dichat Rubi]
gacha life 8- 211
Ini Quin?
Quin: ya, ini siapa?
Rubi: ini aku Rubi yang di sekolah
Quin: oh kamu dapat nomorku dari siapa?
Rubi: sudahlah itu tidak penting. Sekarang saya mau tanya kamu apa masih sedih soal tadi?
Quin: iya
Rubi: Jangan sedih dong ‘kan masih ada Rubi nanti Rubi bantu Quin biar Quin nggak sedih lagi
Quin: beneran Rubi mau bantuin Quin?
Rubi: Iya
Quin: terima kasih Rubi
[kesokan harinya di sekolah Rubi satroni Rima]
Rubi: Kamu pasti dalang dari masalah ini, mengaku lah
Rima: ah iya aku mengaku aku yang kasih foto itu ke Dante
gacha life 8- 219
Rubi [suara hati, monolog]: intinya sekarang aku harus bawa cewek ini sebagai terdakwa
Rima: lepaskan aku, aku sakit, rambutku kamu tarik
Rubi: diam, sekarang kamu harus ikut daku bertemu Dante sebagai terdakwa bahwa Quin tidak bersalah
Rubi: Dante
Dante: apalagi?
Rubi: Woi jelaskan semuanya
Rima: “Iya. Dante maafkan aku. Sebenarnya foto yang Saya tunjukkan kemarin itu Quin hampir jatuh dari loker lalu ditampung oleh tangan cowok ini”
gacha life 8- 235
Dante: Jadi kau berbohong Rima?
Rima: Iya, maafkan aku
Dante: Iya, saya maafkan. Sekarang aku harus cepat mencari Quin
Quin: Dante Maafkan aku soal kemarin
gacha life 8- 241
Dante: Enggak, bukan kamu yang salah, yang salah hanyalah Rima. Jadi kamu tenang saja ya
[tamat dan mereka pun You know lah]
Kamu dapat kembangkan narasi #8 di sini sebagai Naskah Gacha Life Studio Indonesia versi videomu lalu unggah videomu ke Youtube, IGTV dan Facebook.





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *