Mana Lebih Penting DA atau PA? Domain dan Page Authorities

BLG0004. Aldo
Mungkin di antara para Blogger bertanya2. Mana yang lebih di pentingkan? Antara DA (Domain Authority) dan PA (Page Authority) mana yang lebih penting? Saya kasih bocoran nih ya … Bahwa Page Authority (PA) lebih penting. Karena Acuan Keberhasilan Sebuah Blog tergantung pada Page. Blog-ku saja PA dan DAnya jomplang 😂😂😂.

👈 lihat SS percakapan tadi

🗝 Komentar²:
Ansori
Benar, Gan, rata² yang masuk page one PA-nya gede² 😁.

Ansori
Kalau DA bisa dipush dengan backlink edu, backlinksatu .com. Jasa Backlink Murah dan Berkualitas, Mulai dari 35 Ribu! – Backlink Satu.👏2
Aldo ✍️ » Ansori
Iso ae bos siji iki ngiklan wakwakwak.👏

Lutfan
DA PA ga ada hubungannya dengan Google😁.👏

Aldo ✍️ » Lutfan
Gak ada hubungannya om. Wong nikah n garis keturunan juga gak ada 😂.👏

Dimas
Hmm bukannya DA PA Acuan dari MOZ?👏

Aldo ✍️ » Dimas
Ya …, tapi tetep mempunyai pengaruh di pencairan Google.
Dimas » Aldo
Menurut Agan, DA PA besar apakah trafik blog tersebut juga besar sesuai acuan DA PA?
Aldo ✍️ » Dimas
Belum tentu, tergantung key dan kualitas artikel, tapi, DA PA tinggi akan mudah mendapatkan posisi page one walaupun artikel tidak amat berkualitas.

👈 lihat SS percakapan tadi

Indral
Banyak faktor lain bukan cuma DA PA saja.

Aldo ✍️ » Indral
Betul, tapi artikel yang sering keluar di halaman pertama Google, di pastikan pAnya tinggi.
Afiff » Aldo
Pernyataannya kurang tepat menurut gw. Bukan karena dia PAnya tinggi terus dia halaman satu. Menurut gw, urutannya itu.

1. Konten lu bisa nge-solve intensi pencarian user ga? cara taunya darimana itu intensi pencarian user? Gampang. Cek keywordnya saja di Google, peratiin yang ada di halaman 1, isi kontennya bagaimana untuk keyword tertentu. Ini related ke banyaknya pencarian keyword dengan kompetisi keyword itu sendiri. Kalau sudah ketemu jawabannya, bisa langsung ke nomer 2 di bawah.

2. Kalau nomer 1 lu jawabnya "iya", berikutnya berarti: kualitas konten yang lu bikin sama bagusnya atau bahkan lebih bagus dari yang sudah ada di halaman 1 ga? Misal: gw dulu pernah komen yang mirip, bisa lu search di grup ini komen gw yang lain. Ambil contoh keyword random yang banyak pencariannya, 14800 per bulan versinya semrush, "handphone di bawah 2 juta". Dari hasil serp halaman satu mengindikasikan kalau orang-orang yang cari keyword ini maunya dikasih hasil listicle (daftar list). Yang dapet rich feature: judulnya "15 handphone…". Yang nomer 1: judulnya "10 handphone…". Yang nomer 2 juga judulnya "10 handphone…". Lu mau perform di keyword ini? simpel, balik lagi ke pertanyaan gw nomor 2 di atas. Kualitas konten yang lu bikin sama bagusnya atau bahkan lebih bagus dari yang sudah ada di halaman 1 ga? Kompetitor bikin rekomendasi 15 handphone, lu berarti harus bikin rekomendasi 16 handphone. Kompetitor bikin artikel rekomendasi 1500 kata, lu berarti harus bikin artikel rekomendasi 2000 kata. Minimal harus sama bagus atau bahkan lebih bagus, lebih komplit, lebih banyak, lebih lebih semuanya pokoknya. Orientasi bagusnya itu buat user, bukan buat bot. Nulis buat orang, dioptimasi juga buat bot/spider.

3. Kalau nomer 2 lu jawabnya "gw sudah bikin konten yang sama bagusnya, bahkan lebih bagus!". Oke kalau begitu, berarti sekarang kita sampai ke faktor berikutnya. Konten gw sudah lebih keren, tapi kok belum masuk halaman satu? menurut gw jawabannya kemungkinan ada 2: (1) konten lu baru, mungkin butuh waktu buat perform, atau (2) kompetitor lu punya backlink (ke konten spesifik atau homepage) yang lebih ciamik dari punya lu.

Dari sini, menurut gw, ada jalan yang bisa lu tempuh ada 2:

A. Lu balik lagi ke nomer 1 di atas, cuma sekarang keywordnya ganti. Problem yang mau dibantu diselesaikan juga ganti. Bikin konten baru lagi dengan kualitas sama bagus atau lebih bagus dari kompetitor yang sudah nangkring duluan di page 1. Mari kita sebut ini hal yang BISA KITA KONTROL. Karena kalau kita kurang sreg, kita bisa edit artikelnya, bisa kita Tambahkan kata, bisa kita Tambahkan gambar, bisa kita redirect ke artikel lain yang lebih bagus/perform, atau bahkan kalau kita mau, bisa kita delete juga. Terserah kita lah pokoknya, 'kan yang kita kontrol.

B. Lu keluarin duit buat beli backlink, tapi lu asal beli, tapi lu ga ngerti backlink itu apa, tapi lu ga riset dulu, dlsb -> kemungkinan besar lu akan boncos. Duit hangus. Resiko ditanggung masing-masing penumpang. Mari kita sebut yang ini hal yang TIDAK BISA KITA KONTROL. Kenapa kok gitu? ya emang situ bisa ngontrol si provider backlink mau perpanjang domain pbn nya? kalau Google nge-deindex emang situ mau apa? kalau ternyata abis beli, satu bulan kemudian, domainnya habis gimana? Derita lo.

Nah, terus, kalau ngomongin metrik backlink, provider-provider tools SEO punya istilah-istilah sendiri. Ahrefs punya AR (Ahrefs rating) buat domain, UR (URL rating) buat url. MOZ punya DA PA. Semrush punya AS (authority score) buat domain. Di mana SEMUA ISTILAH INI GA ADA HUBUNGANNYA dengan GOOGLE SEDIKITPUN.

Jadi kalau lu mau pakai salah satu istilah si provider tools, ya sah-sah saja. Namun, perlu lu ingat, Google ga pakai begituan buat algoritmanya mereka. Kita-kita cuma bisa trial and error saja. Terkadang perlakuan sama, hasil bisa beda di website yang berbeda. Sudah sekian, my 100 rupiah komen.👏4

👈 lihat SS percakapan tadi

Aldo ✍️ » Afiff
Kalau menurut gw begini, Bang. Kalau kita punya konten yang menarik, baik di mata Google dan user, maka kita akan berada di page one di Google, sehingga ketika konten kita sering muncul di page one dan kita juga buat backlink di konten tersebut maka akan meningkatkan PA juga di konten yang di pasangi backlink. Dengan adanya peningkatan PA pada blog, maka artikel² yang lain akan ikut terangkat di mata Google dan lebih memudahkan untuk tampil dan nangkring di halalam Google. Cmmiaw.
Afiff » Aldo
Nah, setuju. Ibaratnya, bukan karena gajinya yang guede amat yang ngebuat si christiano ronaldo itu jago maen bolanya, ya ga?, tapi ya karena si cr7 ini mainnya bagus, gajinya gede, ya 'kan? kalau kita ganti, "gaji" menjadi "PA", "mainnya bagus" menjadi "konten yang berguna". Nah, mirip jadinya dengan bahasan kita. Bukan karena PAnya gede, tapi justru karena kontennya berguna (gw ga pakai kata-kata `menarik` ya) buat calon pembaca mereka. Bukan ga mungkin, suatu saat kita bisa dapat backlink alami dari website-website yang laen tanpa kita keluarin duit, tanpa kita ngemis-ngemis minta backlink, tanpa kita ngapa-ngapain. Karena mungkin, yang ngasih backlink/sumber, secara ga sadar, sudah mengganggap website kita sangat terpercaya.
Aldo ✍️ » Afiff
Oh … begitu, Gan. Ya. Manok akal. Kita cuma beda pandangan saja. Kalau pandangan saya begini, setelah PA di blog kita tinggi koma, maka artikel-artikel yang awalnya tidak begitu SEO akan meningkat menjadi lebih SEO. Minimal akan muncul di pencarian Google, kalau tidak di page 2 ya di page 3 yang awalnya sebelum panya tinggi artikel tersebut berada di Page 10 keatas.
Afiff » Aldo
Saran saya sih, kedepannya jangan lihat PA sebagai satu-satunya metrik. Lebih baik kalau lihat PA itu sebagai indikator saja. Kalau gw pribadi, kalau mau ngelakuin blogger outreach, filter pertama domain yang mau gw mintain tolong itu biasany: – referring domain dulu sih, metrik ini bisa di intip di semua tools SEO. Mau ahrefs bisa, moz bisa, semrush bisa, dll. – dan beberapa metrik lainnya sih, misal komposisi total anchor text si domain. Biasanya dari sini biasanya keliatan, si ownernya sering spam backlink atau engga. Atau ada anchor2 text hal-hal yang dilarang hukum negara atau tidak, dst.👏2
Aldo ✍️ » Afiff
Siap. Namanya juga sesuai pengalaman dan saran para mastah. Berbeda pendapat 'kan wajar suhu.👏

👈 lihat SS percakapan tadi

Reskia
Ouh begitu 😚. Kalau antara DR CF TF itu gimana, Bang? Kasih saya pencerahan dong😅.

Ardii » Reskia
Itu ahrefs Nah, kalau DA PA itu moz. Sama saja, tapi beda market saja.
Aldo ✍️ » Reskia
Ketik saja cek DA PA. Nanti pas waktu dicek, keluar semua.

Firas
Cara ngecek DA PA gimana, Hu?

Kristanto
Pakai Moz .com. SEO Software for Smarter Marketing.
Aldo ✍️
Tinggal ketik Google cek DA PA.

Irvan
Makanya belajar SEO di coretankode .com. CoretanKode – We Code We Good.

Aldo ✍️ » Irvan
Saya sama sekali tidak melihat satu artikelmu nangkring di page one. Lalu dengan PDnya menunjukkan kita pada blogmu untuk belajar SEO.
Irvan » Aldo
Siap, Bang jagoo.
Aldo ✍️ » Irvan
Btw, temPlate blognya keren.
Irvan
Wkwk abis rude langsung muji.
Aldo ✍️ » Irvan
Kita Objektif orangnya. Kalau ada kekurangan, apa semuanya berarti penuh kekurangan? nggak to?
Irvan
Siap, Bang. Paham.
Irvan
Cuma promosi doang sapatau dapat trafik DA PA coretan belum apdet soalnya.👏
Irvan » Aldo
Itu GeneratePress.

👈 lihat SS percakapan tadi
Baca jua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *