Jangan Jualan di Marketplace, Marketplace dihuni Pembeli Kejem

Ke-1.com adalah situs khusus berita fenomena alam unik aneh. Ke-1 tidak membicarakan isu politik, partai dalam negeri secara mendalam. Ingat berita aneh dan unik, ingat Ke-1.com

Saya pikir setelah menulis “bacor surgawi” dan “mending jadi karyawan selamanya” saya tidak akan menulis lagi artikel semisal keduanya di ke-1.com. Judul diatas bukan berarti “jualan di marketplace adalah haram”. Tapi semakin tua sebuah marketplace semakin ga cocok buat seller newbie jualan. Banyak dari para seller mencari suasana baru yaitu marketplace yang masih sepi, walaupun bukan marketplace baru, tapi mereka dapat merasakan suasana baru. Karena bikin marketplace baru supaya terkenal dalam waktu yang cepat butuh dana periklanan besar. Jadi mending meramaikan marketplace yang sudah lama, tapi sepi. Sorry saya ga mau sebut mereka di pos ini karena ga dibayar untuk endorsemen atau mention. Ups bukan, percuma disebut ga ada pengaruhnya karena traffik blog ini Ke-1.com sepi he… he… ^ ^.

Fokus pada pernyataan, “semakin tua sebuah marketplace semakin ga cocok buat seller newbie jualan”. Newbie yang baru jualan punya reputasi mula nol artinya mereka harus putar otak alias cari strategi jualan laris untuk meningkatkan poin reputasi mereka walaupun untung receh, bukan “seperak dua perak” ya karena harga perak lumayan. Satu cara yang kerap dilakukan newbie adalah menjual satu produk atau beberapa yang dikehendakinya dengan harga murah samalah seperti suplier atau untung sedikit seperti besarnya keuntungan jalan barang komoditi alis makanan. Si newbie banting harga.

SP0NS0R:

Ada pembeli yang melihat barang murah walaupun produk belum ada yang beli, jadi belum ada yang kasih bintang dan sellernya si newbie tetap dibeli karena murah, dia yang paling murah.

Tapi jual murah alias ngebanting harga ga membuat para pembelirela memberi bintang lima. Memang penjualan banyak tapi yang kasih bintang jauh lebih sedikit. Saya ribet mau bilang begini intinya keadaan marketplace seperti lautan di zaman dinosaurus. Perhatikan hal inti dalam blockquote berikut.

Asal tahu saja ya, poin-poin kehidupan di marketplace:

SP0NS0R: dompet kulit asli di bawah Rp99K
Top 10 dompet kulit asli
  1. semua marketplace menyediakan space kecil dilihat dari segi kapasitas memori untuk penjual terutama dan pembeli. Tapi dia jual membership lebih tinggi harganya daripada hosting.
  2. Seller jualan barang konkret yang kalau ngembrek dapat rugi, marketplat enak jualan produk abstrak ga bakal rugi karena jual produk abstrak ya dropship dari suplier tanpa ongkir dan pengiriman singkat. Misalnya pulsa, tagihan listrik, tiket dll. Enak’kan.
  3. Semua marketplace sama, begitu traffik terkumpul dan berputar di dalamnya maka barang dagangannya yang abstrak bakal dimajukan ke beranda.
  4. Pembeli tajir cari barang official store, pembeli murah oriented cari barangnya di premium member, entahlah jenis pembeli apa yang bakal beli barang di newbie yang ga beli premium membership.
  5. Pembeli ekonomi menengah sampai tajir kalau ga beli barang official store atau premium member ya beli produk abstrak si marketplace beberapa membeli produk yang berbau investasi. Orang miskin malah takut beli barang di marketplace, takut ongkir, takut ketipu, takut dimahalin.
SP0NS0R:
Top 10 camilan yang kamu cari selama ini.

Jadi ga usah bating-bantingan harga di marketplace, keenakan marketplace, marketplacenya menjadi ramai. Keenakan customer kejam, mereka berhasil dapat barang murah, tapi enggan kasih bintang lima. Berasal dari pengalaman, pembeli barang newbie biasanya seller setempat, jadi timbul sentimen sesama seller ga mau kasih nilai, Mereka hanya mau kasih nilai, nilai terburuk terutama pada barang non komoditi dan kemungkinan ga bakal belanja di seller yang sudah dia bikin terpuruk dengan nilai terburuk yaitu bintang satu. Harap jangan ditiru.

newbie jualan di marketplace
newbie jualan di marketplace

Hanya dua marketplace di Indonesia yang saya ketahui cocok untuk banting-bantingan harga. Meskipun produk yang kamu jual murah laris tapi ga seimbang pemberian nilai bintangnya, kecuali bintang satu yang diberikan pembeli kejem, setidaknya akun tokomu mendapat feedback positif atau poin badge. Jadi newbie mulailah jualan di marketplace yang menyediakan sistem penilaian lain selain bintang.

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.