Ilmuwan Sadis Geregetan 5 Hewan Ini Masih Hidup Dalam Kondisi Ekstrim

Para ilmuwan kadang suka geregetan gemes, bikin eksperimen sadis ditujukan kepada hewan kecil termasuk tikus dan terutama hewan tidak kasat mata. Sampai mana mereka masih bisa hidup setelah melewati percobaan sadis semaksimal mungkin. Lima di antara sembilan hewan berikut masih mampu hidup di dalam kondisi ekstrim.

9. MRL Mouse
Berapa kali kita dengar tikus sebagai bahan percobaan mengenai penyakit manusia? Kesimpulan konyol sering diambil. Jika tikus sembuh, manusia juga sembuh dari penyakit yang sama.Bahkan koruptor si pesulap, uang negara bisa lenyap tapi balik lagi hanya secuil atau tidak sama sekali masih tikus yang jadi ikonnya.
Tikus putih jenis Murphy Roth’s Large (MRL) khusus bahan lab digunakan untuk eksperimen ilmiah rutin ketika ditemukan bahwa tikus ini memiliki kemampuan sembuh sedia kala dari luka kehilangan bagian tertentu.

kuping tikus mrl dilubangi b
kuping tikus mrl dilubangi b

Ia mampu pulih dari luka tanpa jaringan parut membekas dan bahkan untuk menumbuhkan kembali jari kaki, ekor, atau bahkan organ vital, termasuk jantung, yang dihancurkan atau dihilangkan. Mungkinkah sains suatu saat dapat menggunakan tikus ini untuk memungkinkan manusia yang terluka untuk menumbuhkan anggota badan dan organ yang hilang?

8. Cacing Pompei Pompeii Worm
Hanya para ahli biologi kelautan yang sangat beruntung, jika melihat Alvinella pompejana atau cacing Pompeii secara langsung karena cacing tabung yang tampak aneh ini hidup di sekitar ventilasi hidrotermal vulkanik di parit laut dalam. Cacing ini hidup di lingkungan yang sangat berbahaya bagi kehidupan, tekanan air yang dengan mudah akan menghancurkan kita hingga mati dalam hitungan detik. Ujung bawah mereka biasanya beristirahat (di dalam tabung mereka) dalam air hingga 176 derajat Fahrenheit, sementara ujung kepala mereka sering berada di air pada suhu yang jauh lebih ramah 72 derajat Fahrenheit.

cacing pompei pompeii-worm
cacing pompei pompeii-worm

Ini menjadikan mereka yang paling toleran terhadap panas dari semua hewan tingkat tinggi.

7. Deinococcus radiodurans
Meskipun dikenal karena beberapa sifat yang menarik, seperti kemampuan untuk menahan panas dan paparan asam. Ada kemampuannya lain yang paling mencengangkan. Bakteri Deinococcus radiodurans dapat bertahan dari dosis radiasi yang akan membunuh hampir apa pun di planet ini. Sebagai perbandingan, manusia akan mati setelah menyerap 10 Gray radiasi. D. radiodurans telah diberi dosis hingga 15.000 Grey dan masih hidup walau cacat DNA.

deinococcs-radiodurans
deinococcs-radiodurans

Kemampuannya untuk menahan radiasi dan memperbaiki DNA sendiri sedang diteliti untuk digunakan dalam kedokteran serta digunakan sebagai media penyimpanan komputer.

6. Beruang Air (Tardigrade)
Beruang air dinamakan tardigrade adalah nominasi KE-1 sebagai hewan yang bertahan dari pengalamam kondisi sadis. Ada lebih dari seribu spesies hewan berkaki delapan kecil ini, dan mereka telah ditemukan hidup di mana-mana di Bumi. Beberapa percobaan sadis oleh para ilmuwan telah mengungkapkan bahwa hewan kecil ini dapat bertahan hidup pada suhu 303 derajat Fahrenheit di ujung atas (ingat bahwa air mendidih pada 212 derajat), dan di ujung bawah, bertahan hanya pada beberapa derajat di atas nol mutlak (nol Kelvi atau 273d Celsius, jauh di bawah titik beku air).

tardigrade
tardigrade

Mereka dapat menahan tekanan mulai dari 6.000 atmosfer, yang bahkan tidak ditemukan di samudra terdalam sampai ruang hampa udara luar angkasa. Mereka telah menunjukkan ketahanan terhadap radiasi yang tak tertandingi dalam kerajaan hewan, memungkinkan mereka untuk bertahan hidup dosis radiasi lebih dari seribu kali intensitas yang diperlukan untuk membunuh manusia. Dan mereka bisa benar-benar dehidrasi di tempat kering-kerontang dan kemudian hidup kembali setelah puluhan tahun menjadi mumi kecil. Tidak mengherankan jika ada tardigrade yang pernah hidup selama 500 juta tahun.

5. Archaea
Organisme mirip bakteri kecil yang diklasifikasikan sebagai archaea mulai tahun 1950-an. Baru-baru ini, para ilmuwan telah mampu menggunakan teknologi biokimia baru untuk menunjukkan bahwa Archaea berkembang di setiap lingkungan di bumi bahkan archaea dapat ditemukan jauh dari dalam kerak bumi. Mereka begitu umum, mereka sekarang diperkirakan mencapai seperlima dari massa kehidupan di Bumi.

bacteria dan archaea
bacteria dan archaea

Kualitas mereka yang aneh dan perbedaan genetis antara Archaea dan bentuk lain dari kehidupan Bumi telah menyebabkan beberapa ilmuwan yang percaya teori evolusi menyimpulkan bahwa mereka mungkin leluhur yang sama dari setiap makhluk hidup di planet kita. Lebih jauh ilmuwan lain berteori bahwa mereka bahkan bukan berasal dari Bumi, tetapi entah bagaimana dipindahkan ke sini dari planet lain.

Empat hewan ini tidak termasuk fakta yang membuat kita geregetan, tapi unik.

4. Paus Biru
Paus biru berbentuk balon udara torpedo, jadi bukan hanya panjang, tapi juga lebar. Paus biru masih menjadi hewan terbesar di planet ini, mengalahkan titanoboa, megalodon, spinosaurus, tyranosaurus, titanosaurus. Paus biru ditemukan dengan panjang hingga 109 kaki (30 meter) dan berat hingga 200 ton. Belum ditemukan fosil asli dinosaurus yang kemungkinan bertubuh lebih panjang dan besar dari paus biru, kecuali fosil yang terbukti HOAX.

3. Platypus
Platypus tetap digolongkan sebagai mamalia karena memiliki rambut sekujur tubuh dan memiliki kelenjar untuk menyusui anak2nya walaupun dia bertelur, punya anatomi seperti bebek yaitu paruh sosor dan selaput yang menyatukan jari guna berenang. Ekor datar yang menyerupai berang-berang, salah satu mamalia.

platypus
platypus

2. Komodo Dragon
Biawak besar yang dikenal sebagai Varanus komodoensis, atau Komodo Dragon, dapat tumbuh 10 kaki (3 meter) panjangnya dan memiliki berat lebih dari 150 pon, menjadikan mereka masih kadal terbesar yang masih hidup sampai hari ini. Awas mereka ganas, agresif, bergerak cepat jarang istirahat ketika mengejar makhluk lain, karnivora rakus meskipun mereka umumnya memakan bangkai, dapat menyergap dan menjatuhkan seekor kerbau dengan gigi bergerigi dan cakar besar. Bahkan liur di dalam mulut dan meliputi gigi mereka dipenuhi dengan racun dan sup bakteri yang hampir selalu menyebabkan infeksi serius atau fatal pada luka gigitan. Baguslah mereka terbatas di sebuah pulau di Indonesia.

1. Ocean Quahog
Molusca laut masih ada yang mapu hidup sampai tujuh turunan manusia. Kerang Ocean Quahog sebelumnya sering ditemukan dipanen di Atlantik Utara dan Islandia sebagai makanan alternatif. Itu bahkan digunakan untuk sushi top pada kesempatan tertentu, dan tidak mendapatkan banyak perhatian. Sulit untuk mengetahui berapa mereka rata-rata tutup usia. Spesimen tertua dari semua yang pernah diukur adalah 405 tahun. Oiya tonton video di atas Mr Bean bikin geregetan kena batunya makan kerang basi.

SP0NS0R:
Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.