Ide Video Gacha Life Indonesia #9 Cowok Menangis Kalah Rebutan Cewek

MODE GELAP 👆 TERANG-GELAP 💖 Siapa mau belajar ngeBlogger dan WordPress? Input Emailmu atau kawanmu ke sini👇

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

app Magnetindo

Narasi in dapat dikembangkan untuk dubbing video animasi dan gacha untuk diunggah ke Youtube, Facebook, IGTV dan Twitter
Naskah Video Gacha Life Indonesia #9 Cowok Menangis Kalah Rebutan Cewek

Sheila: Eh kalian jalan cepet banget sih
Tamara: Oh ya Nanti katanya ada 4 murid baru, tapi sayangnya mereka kakak kelas kita
gacha life 9- 2
Marinka: Buset banyak amat 4 murid baru, tahu dari mana kamu?
Tamara: kemarin saya dipanggil oleh kepala sekolah disuruh tulis data murid baru lalu saya bertanya berapa murid barunya. Kepsek menjawab bahwa ada 4 murid baru akan bersekolah di sini
Sheila n Marinka: Oh
Tamara: Yuk masuk kelas
[Di perpustakaan]
Sheila [monolog]: “Ku bingung mau baca buku yang mana. Aduh kek ada suara buku jatuh”
Sheila [monolog]: “debunya, uh mending ku balik aja lah, ku suka bersin kalau banyak debu”
[Di perpustakaan]
Andra: “mana yang namanya Sheila, katanya ada di perpus ini, tapi dimana dia
Andra: Hai kamu siapa? Saya lagi cari cewek bernama Sheila di sini”
Sheila: yaitu saya
Andra: jadi kamu bernama Sheila?
Sheila: Iya
Andra: imut
Sheila: Siapa yang imut?
Andra: kamulah
Sheila: Ah biasa saja. Oh iya ngomong-ngomong kamu siapa kok saya enggak pernah lihat kamu sebelumnya
Andra: Saya seorang murid baru di sini, kenalkan namaku Andra
gacha life 9- 55
Sheila: Kedatanganmu di sini untuk cariku mau apa?
Andra: Kamu dipanggil oleh Kepala Sekolah
[sepasang lain di background lain]
Drako: maafkan daku ya, saya nggak sengaja tabrak kamu
Marinka: Ya, ku maafkan
Drako: Terima kasih
Marinka: Buk. kalau jalan, lihat sekitar
gacha life 9- 59
Drako: Ku kira kamu telah memaafkanku, malah kamu pukul aku
Drako: cewek galak
[Marinka kejar Drako, Drako lari kocar-kacir]
[sepasang lain di background lain]
Udin: Woi, kamu ngapa nendang saya
Tamara: Saya malah tanyakamu ngapain kamu masuk ke kamar cewek ini
ini kamar mandi cewek.
Udin: sorry saya tidak tahu
Tamara: Ah kamu pura2 gatau, rasakan saya cubit telingamu
Udin: ampun, jangan cubit, telinga saya sakit
Tamara: Saya bakal lepas, asal kamu janji jangan ulangi lagi intip cewek ganti pakaian\
Tamara: Iya saya janji nggak akan kuulangi lagi
gacha life 9- 74
[Tamara beranjak]
Udin [suara hati] cewek itu amat galak. Padahal saya nggak sengaja karena kebelet pipis. Hah Sudah lah. Kemana squad ku?
[Udin pergi ke dekat tangga]
Drako [dikejar]: Tolong aku, Udin
Marinka: Sini kamu rambut ijo
Udin: eh maaf kamu ada urusan apa ke Drako
Marinka: salah dia ledek aku, dia bilang bahwa saya adalah cewek galak
Udin: eh Drako Kamu mengapa ledek dia
Drako: “Tadi ku nggak sengaja tabrak dia lalu dia marah. Saya sudah minta maaf tetap dia pukul sebelah mataku, saya nggak terima, saya ledek”
Udin: Terbukti bahwa Drako sudah minta maaf. Mengapa kamu marah?
Marinka: karena bawaan kepribadianku memang aku pemarah jadi jangan macam-macam ke aku
gacha life 9- 92
[Marinka meninggalkan keduanya]
Udin: Drako, Mengapa sebelah matamu lebam?
Drako: ya karena pukulan cewek tadi
Drako: Permisi, saya pergi ke UKS sebentar
[Drako beranjak]
Udin: Kemana squad lainnya kemana ya, jalan aja dulu
Udin: pas banget 1 ketemu si Samsul disini
[Udin sweeping, ga temui dua cowok anak baru sisanya yaitu Andra dan Samsul]
Andra: Oi bro. Ayo kumpul di kelas, sebentar lagi kelas mulai
Samsul: Tunggu woi
[Udin baru saja tiba di tempat yang sama dengan 2 tadi]
Kemana dua cowok itu? Saya lelah cari mereka belum ketemu
[Padahal Andra dan Samsul belum lama di background ini. Udin malah ketemu a danger]
Tamara: ih kamu lagi
Udin: kenapa emangnya kamu kangen?
gacha life 9- 117
Tamara [nyerocos]: “Ya kangen, mau gigit kamu. Eh Ingat ya saya masih ingat kejadian tadi. Kalau kamu ulangi iseng intip cewek di kakus cewek, saya pukul kepalamu. Untung saya tahu. Kalau tidak, kamu pasti intip kemolekan tubuhku sepuasnya mana lagi pas saya ganti baju, pokoknya kamu harus minta maaf padaku”
[Tamara nyerocos sampai dia melek, Udin sudah ga di depannya. Tamara ngoceh sendiri]
Tamara: Terus saya dari tadi ngomong dengan siapa, dong

Udin [monolog]: “Njir cewek tadi amat galak. Untung dia ngoceh ga melek, saya berhasil kabur. Jika tidak, saya sudah wafat di tempat itu. Ngomong2 siapa nama cewek tadi ya? Kunamai Galaksaurus. Ku mau balik ke kelas aja deh”

Udin: Woi kalian ke mana saja tadi saya cari kemana-mana, ketemu di sini
Samsul: kami juga tadi carikamu.
Udin: Satu orang ga di sini. Ke mana Drako? Oiya tadi dia pamit ke saya untuk pergi ke UKS
Samsul: lah kok, Drako di UKS
gacha life 9- 139
Andra: mungkin karena efek kelamaan jomblo terus dia sakit hati makanya dibawa ke UKS
Udin: Dasar kebo. Woi Drako bangun.
Drako: Eh kau ganggu saya tidur
Udin: Tuman! Bentar lagi kelas dimulai, ayo kita masuk kelas
gacha life 9- 148
Tamara: kok saya ketemu kamu melulu?
Udin: jodoh mungkin
Tamara: enggak saya bukan jodohmu
Udin: Kok kamu galak kepadaku
Tamara: bodo amat
Udin: “dasar galaksaurus”
gacha life 9- 154
Tamara: Apa kamu bilang? ulang sekali lagi.
Udin: nggak ada
[istirahat]
Sheila: Marinka, apakah nanti ada rapat ketua OSIS?
Marinka: mungkin
Sheila: “Saya tadi ketemu 1 cowok di perpus katanya saya dipanggil oleh kepsek. Aku diberitahu bahwa nanti akan ada rapat ketua OSIS”
Marinka: “sama, tadi saya juga ketemu cowok di taman belakang sekolah sumpah dia amat nyebelin”
gacha life 9- 163
Sheila: cie
Marinka: Apa maksudmu bilang ‘cie’
Sheila: Ya siapa tahu itu cowok jodohmu
Marinka: belum tentu
Sheila: aku doakan ya
Marinka: terserah apa doamu
[Marinka beranjak, Sheila masih di background yang sama sampai sesaat kemudia Tamara tiba]
Tamara: Eh bocah, ngapa kau cengar-cengir sendiri
Sheila: Eh Tamara, baru saja saya menjahili Marinka, ngakak
[Kita ikuti Marinka]
Marinka: “Njir si Sheila sebut doa apa tadi, doanya langsung menyelinap ke dalam kalbuku. Kok saya merasa bersalah ke cowok tadi ya atau saya perlu minta maaf ke cowok tadi?”
[ganti ke background taman. Ada Udin dan Drako]
Marinka: Nah itu si cowok yang telah kumurkai. Permisi
Drako: Eh. Please, jangan sakiti saya lagi
Marinka: “saya sedang tidak minat sakiti kamu kali ini. Btw bisakah kita bercakap-cakap berdua sebentar saja?”
gacha life 9- 185
Udin: ya sudah saya pergi dulu
Drako: kamu mau ngomong apa?
Marinka: Apa matamu sudah baikan?
Drako: ya, sudah baikan
Marinka: “saya minta maaf karena saya tadi pukul matamu. Maukah kamu maafkan saya ?”
Drako: ya mau lah Kita ‘kan teman
Marinka: Bagaimana bisa kita berteman. Kamu ‘kan kakak kelasku
Drako: Apa kakel ga boleh berteman dengan adkel?
Marinka: boleh sih hehehe
Drako: Ya sudah, Apa ada lagi ingin dibicarakan?
Marinka: nggak ada
[Marinka beranjak sambil mimik blush/merona]
Andra: Hai
Sheila: juga
Sheila, bolehkah aku jadi sahabatmu?
gacha life 9- 201
Sheila: boleh
Andra [mengepal tangan Sheila]: thank you Sheila
Sheila: lepas!
Sheila: Ku pindah tempat aja deh, ada pengganggu
[Di koridor LICIN luas dekat perpustakaan. Tamara kepleset, Udin sigap menampungnya]
Tamara [suara hati]: “Kok saya ngeblush. Ku cringe suka dia. Saya menjauh
Udin: jangan pergi dulu oi
Tamara: Apa?
Udin: nggak apa. Saya pengen bilang mending kita baikan saja, jangan bertengkar terus. bagaimana?
Tamara: aku setuju sama apa yang kamu katakan
Udin: jadi mulai hari ini kita nggak usah lagi bertengkar. Nah begitu dong senyum jangan jutek melulu
gacha life 9- 220
Tamara: eh saya enggak jutek
Udin: Katanya kamu setuju enggak mau bertengkar lagi
[Udin kabur]
Tamara: aku masih gregetan
[pulang sekolah. Di rumahnya, Tamara ada yang ngechat]
Udin: Hai
Tamara: kamu siapa?
Udin: Kamu Tamara?
Tamara: ya, kau tahu namaku dari siapa dan kamu siapa?
Udin: saya cowok tadi di sekolah yang berdamai denganmu
Tamara: oh si cowok rambut kuning?
Udin: ya benar
Tamara: namamu siapa?
Udin: Udin
Tamara: ku save nomor mu
Udin: Siapa suruh kamu save nomorku?
Tamara: Ya sudah aku mau blog nomormu
Udin: Eh jangan Woi, saya ‘kan hanya bercanda
[chat di-silent oleh Tamara, chat ditinggalkan oleh Tamara]
Tamara: Dari siapa dia dapat nomorku. Baru pertama kali saya punya nomor kakak kelas. Eh, saya nggak boleh norak, biasa aja
[Di rumahnya, Sheila pun ada yang ngechat]
Sheila: Siapa yang chat ganggu saya tidur

Andra: Hai
Sheila: kamu siapa?
Andra: tebak
Sheila: siapa sih?
Andra: Oke, namaku Andra cowok tadi yang menemui kamu di perpus. Save back ya [save nomor]
Sheila: ya ku akan simpan
[chat tidak lanjut]
Sheila: Oh si Andra, malas aku simpan nomornya, nanti sajalah
[Marinka pun dichat sorang cowok lain]
Drako: Halo cewek
Marinka: Siapa kamu?
Drako: Masa kamu nggak tahu siapa?
Marinka: siapa sih?
Drako: Namaku Drako, si cowok rambut hijau tadi di sekolah
Marinka: Oh
Drako: simpan nomorku ya
[Ternyata Samsul adalah satu2nya cowok tanpa pasangan]
[keesokan harinya di sekolah. Samsul tarung dengan Vine rebutan Marinka. Rupanya Samsul gerah Drako dekat Marinka. Kita tahu Samsul ga chat nomor Marinka kemarin. Ini bakal jadi alasan ending cerita ini]
Udin: woi ada apa ini?
[Tamara sudah bersama Udin. Rupanya Udin sudah nyatakan cinta ke Tamara]
gacha life 9- 252
Marinka: mereka berdua dari tadi berantem
Marinka: minggir, aku ingin pergi
Samsul: gara-gara kamu, Marinka pergi
Drako: Saya sudah duluan nyatakan suka ke Marinka
Tamara: Berhentilah, jangan berantem. Kalian kek anak kecil ga biasanya berantem
[cerita kurang detail di situ. Kamu dapat menambah detail supaya Narasi Gacha Life #9 ini makin renyah. Andra dan Sheila pergi ke perpus. Sementara sepasany yang lain sedang sibuk di perpus]
Andra: kamu suka baca buku?
Sheila: Lumayan
Andra: Btw. Bolehkah saya tahu tanggal lahirmu?
Sheila: Untuk apa kamu tanya itu?
gacha life 9- 263
Andra: saya cuma ingin tahu
Sheila: Tanggal lahirku ……
Andra: oh oke thanks ya
[Begitulah, drama terakhir Andra dan Sheila. Sayangnya ending drama Udin dan Tamara ga diceritakan. Kamu dapat kembangkan ending Narasi Gacha Life #9 ini sesukamu]
[Karena Marinka merasa dirinya diperebutkan, Marinka pelintir satu daun telinga Drako dan Samsul]
Drako: aduh sakit
Samsul: sakit Woi
Marinka: Makanya jangan berantem melulu
[Hari itu jua Samsul dan Drako lempar pertanyan Final ke Marinka]
Samsul: “Marinka. Kamu harus pilih salah satu dari kami jadi pacarmu. Aku tidak mau diduakan. Tapi siapapun terpililih, kita bertiga tetap berteman”
[Hening sejenak ….]
gacha life 9- 274
Marinka: “Aku pilih Drako”
[Sayangnya Marinka pilih Drako. Entah apa yang dipikiran Marinka, keknya karena Marinka lebih awal kenal Drako [Ingat cerita gacha Life ini dari awal] dan Drako waktu itu chat dan Samsul salahnya ga chat Marinka mungkin karena Samsul ga dapat ilham untuk inisiatif cari tahu nomor Marinka. Makanya jadi cowok tuh PEKA! selogan cewek yang selalu merasa benar.
Samsul, cowok menangis kalah rebutan cewek, Nana
Jangan menangis, Samsul …
Hai pembaca, bantu Samsul menemukan sorang cewek yang akan sayang dia dengan mengirim narasi sambungannya Gacha Life #9 ke mail drama@cepuluh.com]

[Selogan ending seperti biasa

Tamat! Dan mereka pun You know lah]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *