Hewan Peliharaan Aneh Mutasi Hewan Hasil Rekayasa DNA

Ke-1.com adalah situs khusus berita fenomena alam unik aneh. Ke-1 tidak membicarakan isu politik, partai dalam negeri secara mendalam. Ingat berita aneh dan unik, ingat Ke-1.com

Selama manusia hidup di bumi beranak-pinak, inovasi tiada henti makin ga kepikiran. Rekayasa genetika menjadi bagian dari inovasi modern atau teknologi modern zaman now. Berikut adalah hasil eksperimen aneh rekayasa genetika DNA.

1. Kucing Bersinar dalam Gelap

kucing bercahaya
kucing bercahaya

Glofish si ikan fluorescent itu agak aneh, bagaimana menerapkan ilmu yang sama ke kucing? Lagi para ilmuwan menggunakan DNA ubur-ubur bercahaya untuk menghasilkan kucing yang bersinar dalam kegelapan. Saya rasa itu berguna untuk orang-orang yang sering tersandung kucing hitam mereka pada malam yang gelap. Rupanya ada alasan ilmiahnya yaitu pendaran membantu melacak jalur gen kucing impor dan dapat digunakan untuk memerangi AIDS versi kucing.

SP0NS0R:

2. Ikan Cere Bercahaya
Sebenarnya di Indonesia ikan ini bernama “cere” spesi yang lebih kecil nan indah bernama “gepi”, mereka biasa tinggal di selokan. The GloFish adalah nama singkat menjadi merek yang telah dipatenkan dari zebrafish fluorescent yang dimodifikasi secara genetis dengan warna fluorescent merah, hijau, dan oranye terang. Ikan zebra asli dari mana GloFish dikembangkan berukuran tiga sentimeter panjang dan memiliki garis-garis biru dan biru gelap. Pada tahun 1999, Dr. Zhiyuan Gong dan rekan-rekannya di National University of Singapore bekerja dengan gen yang disebut green fluorescent protein (GFP), yang awalnya diekstraksi dari ubur-ubur, yang secara alami menghasilkan bioluminescence hijau terang. Mereka memasukkan gen ke embrio ikan zebra, memungkinkannya untuk bercampur ke dalam genome ikan zebrafish, yang menyebabkan ikan menjadi terang fluorescent di bawah cahaya putih alami dan sinar ultraviolet. Tujuan mereka adalah untuk mengembangkan ikan yang dapat mendeteksi polusi secara selektif dengan adanya racun lingkungan. Ini adalah hewan rekayasa genetika pertama yang tersedia untuk umum sebagai hewan peliharaan.

glofish
glofish

GloFish direkayasa-genetika oleh Yorktown Technologies of Austin, Texas supaya bersinar dalam gelap, keindahan bercahaya penghantar tidur. Glofish direkayasa menjadi 6 warna yang menarik. GloFish adalah hewan rekayasa genetika untuk hewan peliharaan. Gen ubur-ubur bioluminesensi ditambahkan ke DNA-nya. Awalnya diproduksi untuk membedakannya dari populasi lain karena populasi yang semakin sedikit hampir punah, Eh malah diminati dan semakin diburu di pasar hewan meski harganya meningkat. Glofish pertma kali diperkenalkan di pasar AS pada bulan Desember 2003.

3. Tikus super cepat
Dasarnya tikus memang makhluk kecil yang cukup cepat, peka terhadap kedatangan makhluk hidup yang lebih besar darinya yaitu manusia dan kuncing terutama. Para peneliti di Lausanne College merancang tikus super yang lebih cepat, lebih kuat dan lebih sehat dari sebelumnya. Mereka bisa berlari dua kali lebih jauh dan dua kali lebih cepat daripada tikus lain dan lebih tahan terhadap dingin.

tikus maze
tikus maze

Belum jelas apa manfaat rekayasa ini. Entah mempersulit kucing memangsa mereka. Jelasnya kita tidak bersedia menyisihkan uang kembalian belanja di minimarket dekat rumah untuk mendanai rekayasa ini, jika populasi tikus bertambah, sering terlihat mata, terdengar suaranya di telinga kita dan bertambah sulit dijebak perangkat yang kita atur. Untuk mempermainkan mereka dalam maze/labirin pun tidak perlu seekor tikus, mahluk pengerat lainnya marmut lebih kita sukai untuk kita permainkan. Kita masih percaya tikus adalah satu rodensia pembawa penyakit, kebanyakan mereka makan makanan kadaluarsa atau mendapatkan makanan dari lingkungan kumuh.

4. Telur yang melawan kanker
Di 2007, para ilmuwan dari Institut Roslin menghasilkan keturunan ayam yang bertelur dengan sifat melawan kanker. Gagasan itu disambut baik oleh badan amal kanker untuk mengucurkan dana ke mereka (donasi), diharapkan hasilnya adalah bahwa putih telur mereka mengandung protein obat. Tetapi enam tahun berlalu, rekayasa-genetika tidak membuahkan hasil, buang-buang duit.

5. Tikus Transplantasi Daun Telinga

tikus kuping
tikus kuping

Tikus Vacanti adalah tikus laboratorium yang memiliki organ seperti telinga manusia yang tumbuh di punggungnya. “Telinga” sebenarnya adalah struktur tulang rawan berbentuk telinga yang tumbuh dengan menyemai sel-sel tulang rawan sapi ke dalam cetakan berbentuk telinga yang dapat terurai secara biologis. Itu oleh Dr Charles Vacanti, di University of Massachusetts pada tahun 1995. Dibuat untuk menunjukkan metode fabrikasi struktur tulang rawan untuk transplantasi ke pasien manusia, kain polyester resorbable disusupi dengan sel tulang rawan sapi dan ditanam di bawah kulit tikus yang tidak berbulu. Apakah ada di antara kalian yang belum punya daun telinga? Lalu ingin dipasangi telinga dari bdatan tikus ini. Apakah ada di antara kamu yang mau servis atau tukar daun telinga?

SP0NS0R: dompet kulit asli di bawah Rp99K
Top 10 dompet kulit asli

6. Nyamuk Tewas Segera

nyamuk tewas mendadak
nyamuk tewas mendadak

Oxitec perusahaan bioteknologi Inggris, telah memodifikasi gen nyamuk yang direkayasa supaya segera mati mendadak. Teknologi Oxitec adalah variasi dari proses yang telah terbukti yang disebut “teknik serangga steril” Ini melibatkan penyinaran serangga jantan, menyebabkan mutasi yang membuat mereka steril. Ketika dilepas ke alam liar, mereka berpasangan dengan betina yang mewariskan gen mematikan yang membunuh zigot (bakal bayi) sehingga ia gagal bereproduksi. Para ilmuwan di perusahaan teknologi bio Inggris ini mengatakan mereka memiliki bukti bahwa nyamuk mereka yang dimodifikasi secara genetik dapat mengurangi penyebaran demam berdarah dengue. Kita berfikir nyamuk semacam itu harus punya umur yang amat panjang dan betina ga tahu ga baper kalau kawin dengan para nyamuk jantan ini bikin sial.

7. Kodok Tembus Pandang

kodok tembus pandang
kodok tembus pandang

Katak sering menjadi bahan percobaan biologi amatir oleh anak-anak. Sehingga membedah hewan untuk sains telah memicu kontroversi di seluruh dunia, bahkan mendorong beberapa perusahaan untuk membuat simulasi komputer sebagai alternatif bebas-kekejaman. Walau bagaimanapun nuansa biologi menghilang ketika anak-anak belajar dari power-point atau simulasi komputer lainnya. Itu karena katak tembus pandang tidak membutuhkan pembedahan untuk melihat organ, pembuluh darah, dan telurnya. Anda dapat melihat melalui kulit bagaimana organ tumbuh, bagaimana kanker dimulai dan berkembang. Ini adalah manfaat rekayasa genetika dan tentu saja hadiah mutan keren untuk siswa.

8. Kubis Beracun
Kubis termasuk sayuran yang paling sering dibeli setiap hari karena banyak gunanya. Di antaranya kubis bahan dasar gorengan terutama bakwan, tanpa kubis bakwan kurang renyah, kubis bahan dasar sayur sop sederhana murah meriah, kubis sering menjadi bahan pecel sayur, gado-gado dan karedok. Walau bagaimanapun kubis adalah satu sayuran pada dasarnya rendah kalori dan mengandung gizi komplek.

kol kubis beracun
kol kubis beracun

Hama atau hewan yang suka makan menggerogoti buah dan sayur membuat kubis bolong bocal-bacel, oleh karena itu pestisida buatan disemprot. Namun orang lebih merasa berbahaya makan kubis mulus yang dilindungi pestisida ketimbang kubis bocal-bacel akibat digerogoti hama atau mungkin tikus sawah. Jadi konsumen mau penggunaan pestisida semprot dihentikan terlebih pestisida yang mengandung bahan kimia yang sulit terurai enzim pencernaan tubuh. Oxford Institute of Virology, Inggris pada tahun 1994 merancang kubis yang mengandung racun sebagai pestisida “alami”. Institut pertama kali melakukan tes, para ilmuwan menyemprotkan racun kalajengking ke sebuah ladang kubis, tetapi now mereka telah selangkah lebih maju yaitu menyatukan racun ke dalam kubis itu sendiri, meskipun dalam bentuk yang tidak beracun bagi manusia. Ini berarti menghemat pestisida, karena itu terkandung dalam sel-sel sayur tetapi berarti pestisida masuk ke system pencernaan. Tapi ini pestisida ramah, jadi gak masalah ‘kan?

9. Grapple

grapple
grapple

Grapple adalah buah rekayasa genetik bukan kawin silang antara apel dan buah anggur. Buahnya seukuran apel tapi rasanya mix apel dan anggur, jadi bikin kepo, pengen beli ya!. Ke-1 belum menemukan buah grapple dijual di marketplace Indonesia. Grapple awalnya dirancang untuk memberikan dosis vitamin c yang lebih tinggi per buah. Sebagian besar dana rekayasa didanai oleh UNICEF. Anak-anak suka hal-hal aneh. Pertama kali ujicoba anak-anak suka makan grapple.

10. Vaksin Pisang
Ada lebih banyak fusi gen makanan-obat berikutnya, yaitu pisang yang dicampur dengan vaksin Hepatitis B. Dikembangkan pada tahun 2007, fusi pisang-vaksin untuk digunakan di negara-negara berkembang di mana fasilitas sterilisasi jarum mungkin tidak ada, membuat vaksin tradisional tidak aman. Sebaliknya, orang akan ditawari pisang yang dimodifikasi secara genetik, yang telah ditanam dari pohon yang disuntik dengan virus Hepatitis B. Kedengarannya jauh lebih aman, bukan?

Sebelum pisang, sapi berhasil, sapinya disuntik dengan virus, gen dari virus menjadi bagian dari DNA pancang, dan menanam pisang yang mengandung protein virus, tetapi bukan bagian yang menular. Ketika seseorang makan pisang, tubuh mereka menghasilkan antibodi terhadap virus, seperti halnya dengan vaksin normal. Lagi-lagi, gagasan itu sepertinya belum berhasil direalisasikan dan laporan terbaru menunjukkan bahwa rencana itu telah ditinggalkan karena terlalu sulit untuk direalisasikan.

SP0NS0R:
Top 10 camilan yang kamu cari selama ini.

Masih mau lihat lainnya? Hewan dan pohon yang diduga hasil mutasi DNA rekayasa genetika.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.