Cara MarketPlaces – Start-Up B2B dapat Menang Persaingan Pasar Indonesia

Sebenarnya saya tidak tertarik pada judul di atas, saya seharusnya beri judul, “Kutukan Sellers ke 1/Para Marketplaces Pembela Buyers” oleh karena kaidah pemberian judul konten viral.

Tulisan ini ke bawah berisi kutukan, tidak usah dibaca kalau kamu tidak kuat.

Marketplace terkutuk itu condong belain buyers dari pada sellers padahal seorang seller dapat dipastikan sebagai seorang buyer pula, tidak sebaliknya satu akun buyer ada yang bukan akun seller.
Satu akun bayer ada yang sebagai satu akun dummy atau akun brengsek yang usai membeli dia kasih nilai semena2 alias bintang 1 tanpa alasan atau alasan mengada-ada, dipukul rata semua produk yang dia beli dikasih bintang 1.

Bodohnya, marketplacenya belain akun dummy pembeli, ga belain akun sellernya.

marketplace terkutuk
marketplace terkutuk

Kejadiannya, ada 1 akun dummy buyer beli 6 jenis produk dari sebuah toko. Akibat 1 produk dia tidak puas, dia kasih intang 1 ke keenamnya, dia pukul rata semua jelek.
Sistem penilaian marketplacenya LICIK, mana bisa dikatakan berimbang antara 6 bintang 1 dari si pembeli brengsek dibalas 1 bintang 1 dari sang penjual. Orang waras juga tahu, sistem penilaian begitu adalah sistem penilaian marketplace paling LICIK. Pantas masih banyak sellers yang enggan jualan di marketplace karena bisajadi, ah ada marketplace yang condong bela buyers dari pada sellers. Kalau sellers dapat nilai jelek – ulasan jelek, Marketplacenya bisa apa!

Mereka lebih memilih jualan di Instagram, Facebook Marketplace, Landing Page Websites dari pada jualan di satu marketplace bodoh yang GAK LOYAL ke sellers.

Saya bocorkan, bagaimana sebuah Marketplace bisa sukses, berhasil, ‘Winning Campaign’ di Facebook Ads, Google Ads terutama Youtube, maupun platform iklan lainnya? Ya, buatlah materi iklan berisi rules yang lezat ke calon sellers.

Doa a/sellers, setiap iklan Marketplace/Start-Up Digital/B2B berisi janji mensejaterahkan sellers daripada buyer semoga Marketplacenya mengalahkan beberapa atau banyak marketplace yang naik daun tanggal ini.
Kutukan a/sellers, setiap Marketplace yang tidak mampu bela atau mempersulit sellers semoga marketplace Anda tumbang, binasa, musnah dan tak terucap lagi di manapun.

Sebelumnya saya telah menulis 📌 Marketplace Ideal menurut seorang seller (buka di tab baru). Selanjutnya, ada definisi baru yang mana sebuah marketplace HARUS mengikuti kemauan sellers apalagi seller-bloggers.
Tambahan definisi tergolong pada pemberian bintang2. (Kutukan:) Hanya Marketplaces cerdas yang mau bebenah, yang gak bebenah semoga semuanya tumbang digantikan marketplaces yang baru. Baca ini dengan teliti!
(i) Pembeli telah membeli lebih dari 1 jenis produk, pembeli tidak dapat memberi bintang 1 lebih dari 1, pembeli tidak dapat memberi bintang 2 lebih dari 1, pembeli tidak dapat memberi bintang 3 lebih dari 1, pembeli dapat memberi bintang 4 dan 5 sebanyak yang ia suka.
contoh: pembeli 6 produk hanya dapat melempat bintang 1 ke mana yang dia ingin jatuhkan citra produknya.
Atau jika (i) tidak dapat dipenuhi
(ii) Fitur hapus bintang 1 dan 2 tanpa persetujuan pembeli. a Marketplace bodoh memaksa a seller untuk meminta a buyer untuk menaikkan penilainnya dari 1 ke 4/5 atau setuju menghapus nilainya. Itu hal yang 99% mustahil. Itu bukti marketplacenya takut ditinggalkan pembeli, takut direkomendasikan pembeli.
Masih lanjutan (ii). Kecenderungan pembeli brengsek pembuat akun dami salah satu kelakuannya yaitu, contoh
contoh: seperti hal tersebut di awal tulisan ini. a buyer tidak puas pada setidknya 1/6 jenis item kemuadian secara pukul rata dia lempar enam bintang 1, sellr hanya dapat kesempatan balas 1 bintang 1. Itu berarti marketplace belain si buyer, licik! Semoga marketplacenya tergantikan oleh marketplaces yang kurang terkenal. Tenang saja kita sellers ga loyal ke mereka. Kalau ada order ya dikerjakan, ga ada ya diem2 bae di medsos ga usah rekomendasikan marketplacenya.

Jika salah satu poin tersebut atau setara keduanya tidak dituruti, Semoga a/marketplaces segera tumbang digantikan marketplaces lain yang menunggu di hasil-pencarian-Google lama 3 ke belakang.

Trik membuat iklan bagi marketplaces/start-up B2B yang kurang terkenal. Pendahuluannya, jangan takut dengan a/marketplaces yang tanggal ini merajai pasar Indo, kalian yang blangsak bisa mengalahkan dia/mereka (sebenarnya tulisan ini dilatarbelakangi rasa kesalku pada 1 marketplace, tapi untuk konteks kalimat tertentu saya sebut nounnya plural). Intinya, buat iklan yang cenderung membela kalian. Saya pribadi, masa bodoh pada iringan musik, diskon, jaminan ori, brands, promo/bonus iklan disematkan di iklan marketplace, kecuali gratis ongkir. Sellers hanya butuh ada janji bahwa kalian akan setia bela sellers apapun.
Contoh sisipan materi iklan bagi marketplace baru yang ingin merajai pasar Indonesia;

(i)Yuk, jualan di aplikasi kami, kamu gak akan mendapatkan bintang 1.
(ii)Yuk, dagang di aplikasi kami, kamu gak akan mendapatkan bintang 2.
(iii)Yuk, dagang di aplikasi kami, kamu bebas hapus ulasan2 buruk tanpa moderasi.
(iv)Yuk, jualan di aplikasi kami, kamu bebas hapus ulasan2 buruk OTOMATIS!
(v)Yuk, dagang di aplikasi kami, kamu bebas hapus ulasan2 buruk tanpa persetujuan pembeli!
(vi)Semisalnya.

Jangan takut ke a marketplace yang saat ini paling naik daun karena belum ada satupun yang berani pasang iklan semisal lima poin di atas. Marketplace milikmu masih mungkin kalahkan yang paling ramai!

Jangan meremehkan seller-blogger. Hari ini kalian yakin bahwa bloggers ga bisa menggoyahkan kedudukan kalian, hanya youtubers, penghuni instagram influncers yang dapat menyebabkan (tetap) hidup-matinya marketplace kalian. Berarti kalian telah menunggu jam pasir habis turun ke dasarnya setelah 1 minggu, 1 bulan atau paling lambat 1 tahun lagi, binasalah kalian yang condong bela buyers dari pada sellers, digantikan marketplaces yg sepi atau start-up yang baru.
Ayo, tulis kutukanmu sekarang! 📌 9 Tipe Pembeli di Marketplaces

SP0NS0R:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.