5 Motivasi jadi Freelancer dan Bangun Reputasi Bisnis mu

Bagaimana Mengumpulkan Klien Untuk Bisnis mu
Jika Kamu seorang pemilik bisnis, konsultan, atau freelancer, kamu pasti telah melalui perjuangan mencoba menumbuhkan bisnismu. Bahkan, kemungkinannya adalah, keinginan untuk memperoleh lebih banyak klien, jual layanan bernilai tinggi, atau kirim lebih banyak produk secara konsisten menjadi salah satu misi bisnismu. Harus! Selalu ada kesempatan untuk bawa bisnis mu ke level selanjutnya. Bisnismu menjadi lebih kuat dengan bukan hanya klien yang membayar tagihan, tetapi klien yang memungkinkan kamu menagih lebih banyak ulasan untuk bangun reputasi mu sebagai pemimpin di industri mu.

1. Kelompokkan Target Pelangganmu.
Penting untuk mengerti mengapa Kamu butuh gambaran jelas jenis pelanggan targetmu saat mulai berbisnis. Jika kamu tidak mengerti jenis klien yang tepat, tapi bersedia membeli jasa dari gigs mu, kamu akan tetao membuang banyak waktu dan tenaga ke klien yang salah. Misalnya revisi tiada batas!

Kamu tidak dapat menjadi segalanya bagi (menyenangkan) semua orang (klien). Tujuan Kamu seharusnya membangun reputasi yang kuat dalam niche Kamu.

Untuk melakukan ini secara efektif, Kamu perlu mendalami pengetahuan tentang target pelanggan yang kamu kejar.
Pelajari minat mereka, apa yang memotivasi mereka, jika mereka kritis atau kreatif, dan yang terpenting adalah
tujuan kamu membantu mereka dapat tercapai.

SP0NS0R:

2. Bangun Otoritas Kamu dan Ciptakan Kepercayaan.
Bagaimana Kamu gambarkan bisnismmu secara online? Sebelum kamu bisa diakui secara luas sebagai ahli atau otoritas (authority) dalamruang (niche) kamu, Kamu butuh orang untuk percaya dan menghormati kamu. Salah satu cara paling efektif untuk membangun reputasi adalah dengan membuat pelanggan kamu membicarakan kamu (viral).
clients
Minta klien memberi ulasan di situs web, gig, post IG, youtube, saluran media sosial, atau komentar di blog mu sebagai bahan pertimbahangan calon klien baru maupun klien lama. Jika kamu melayani klien dengan hebat, kemungkinan besar mereka akan lebih dari senang untuk membuang beberapa menit dan menulis ulasan untuk mu. Kamu pasti mau hati-hati memilih siapa yang kamu minta ulasan – pastikan mereka dari organisasi atau orang terkenal yang punya otoritas.

Jangan takut untuk gunakan testimoni positif sebagai strategi. Jika Kamu sudah membantu satu perusahaa-industri tertentu mencapai tujuan mereka, kemungkinannya, kamu direkomendasikan dengan sangat baik untuk membantu orang lain yang serupa industri mereka – tunjukkan pada dunia!

3. Berikan Sumber Daya Gratis yang Menanamkan Keyakinan.
Dalam lanskap bisnis saat ini, begitu banyak informasi tersedia secara gratis di dunia. Membangun hubungan dengan klien lama akan lebih penting daripada menggaetkan klien baru. Itu sebabnya komunikasi dengan klien lama perlu diurus. Kamu tidak harus menghubungi setiap klien satu per satu.

Bangun hubungan mu dengan klien lama secara massal salah satunya dengan newletter diunduh. Tawarkan unduhan gratis bernilai untuk bisnis klien target pasarmu.

Jika kamu mampu, berikan konsultasi gratis kepada mereka yang cocok dengan target pasarmu, atau buat kursus online gratis yang membahas beberapa masalah mendasar problem klien mu.

4. Pasang Harga yg Membuat Skillmu Bertumbuh.
Ke siapa saja kamu sajikan hasil-kerja terbaikmu? Terimalah kenyataan bahwa kamu tidak hanya ingin klien yang punya anggaran besar dalam kantong tebal mereka. Tentu, Kamu butuh semua klien dapat membayar harga gig mu, tetapi kadang-kadang klien dengan uang amat banyak juga akan memiliki tuntutan amat tinggi yang mengeringkan efektivitas bisnis mu, mereka mungkin tidak membayar tepat waktu, atau mereka mungkin punya nilai yang tidak selaras dengan prioritas mu.
Temukan klien yang bisa membayar layanan mu pada titik harga yang membantu bisnismu bertumbuh secara efektif. Jika klien mu memiliki semua uang di dunia, tetapi tidak dapat membayar gig sesuai KEINGINANmu, itu tidak mendorong mu supaya kamu menyajikan karya terbaik untuk mereka.

5. Jangan Takut untuk Mengatakan Tidak.
Setelah bisnis mu berkembang, Kamu akan punya gambaran jelas pada klien yang kamu butuhkan untuk bangun bisnis mu.
Selama harapan itu realistis, maka jangan kurangi definisi bisnis mu dengan menerima klien yang tidak akan membantumu menyajikan karya terbaik. Katakan tidak untuk klien yang terlalu menyolok penawaran pada harga murah ditekan sedangkan tuntutan banyak, Saat Kamu bekerja dengan klien ideal mu, Kamu akan menyajikan pekerjaan terbaikmu.
🌈 11 Pilar Hidup Sebagai Freelancer

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *